minion

minion

Senin, 25 April 2016

Herbal medicine



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Batuk merupakan salah satu penyakit yang paling umum dan paling sering menyerang siapa saja, apalagi pada musim hujan maupun musim pancaroba. Apapun jenis batuknya, baik itu batuk karena flu, batuk kering, maupun batuk berdahak, pasti sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman, beraktivitas tidak maksimal, beristirahat tidak nyenyak. 
Pada umumnya, batuk terjadi karena ada sesuatu benda asing yang umumnya berupa debu atau kuman yang merangsang selaput lendir di tenggorokan. Hal ini yang kemudian membuat rasa gatal dan benda asing tersebut ingin dikeluarkan oleh tubuh dengan cara batuk.
Untuk menghilangkan batuk, banyak cara yang bisa dilakukan. Banyak merk obat batuk baik sirup maupun tablet yang tersedia di toko dekat rumah. Namun, mengobati batuk secara alami lebih disarankan karena lebih aman tanpa efek samping pada kesehatan, juga tidak perlu biaya mahal.
Obat tradisional yang diperlukan oleh masyarakat adalah obat tradisional yang mengandung bahan atau ramuan bahan yang dapat memelihara kesehatan, mengobati gangguan kesehatan, serta dapat memulihkan kesehatan.
B.     Tujuan
Untuk mengetahui bahan alami apa saja yang dapat meringankan serta menyembuhkan batuk.
BAB II
PEMBAHASAN
1.      Jeruk nipis
Sudah bukan rahasia lagi bahwa jeruk nipis memiliki khasiat tersendiri dalam menyingkirkan batuk berdahak. Batuk berdahak terjadi karena ada peradangan pada lapisan lender di saluran pernafasan. Namun ada beberapa pula batuk berdahak yang disebabkan oleh bakteri atau virus seperti tuberculosa, influenza dan campak. Untuk mengobati batuk berdahak, jeruk nipis bisa digunakan dengan mencampurkan beberapa air perasannya dengan sesendok kecap manis. Bagi yang tidak suka kecap, air perasan jeruk nipis bisa dicampur dengan madu. Minum air perasan jeruk nipis dan kecap atau madu setidaknya 2-3 kali sehari. Cara lain untuk mengatasi batuk dengan jeruk nipis adalah, satu buah jeruk nipis diberi kapur sirih dan gula secukupnya. Caranya, belah jeruk nipis menjadi dua bagian, bagian yang terbelah dibalur dengan kapur sirih, diamkan sejenak. Kemudian kulit luar jeruk dibakar hingga berbuih, peras jeruk tersebut dan tambahkan sedikit gula batu. Setelah tercampur rata, minumlah air perasan tersebut.
a.       Kandungan jeruk nipis
Jeruk nipis  mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bemanfaat, misalnya: asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nonildehid), damar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C. Selain itu, jeruk nipis juga mengandung senyawa saponin dan flavonoid yaitu hesperidin (hesperetin 7-rutinosida), tangeretin, naringin, eriocitrin, eriocitrocide. Hesperidin bermanfaat untuk antiinflamasi, antioksidan, dan menghambat sintesis prostaglandin. Hesperidin juga menghambat azoxymethane (AOM) yang menginduksi karsinogenesis pada colon kelinci, dan juga menghambat N-butil-N-(4-hidroksi-butil) nitrosamin yang menginduksi karsinogenesis pada kandung kemih tikus (Chang, 2001). Jeruk nipis juga mengandung 7% minyak essensial yang mengandung citral, limonen, fenchon, terpineol, bisabolene, dan terpenoid lainnya. Guo, et al. (2006) telah meneliti bahwa D-Limonene dapat menghambat proliferasi dan menginduksi apoptosis pada sel HL-60 dan sel K562. Buah jeruk nipis berkhasiat sebagai obat batuk, obat penurun panas, dan obat pegal linu. Selain itu, buah jeruk nipis juga bermanfaat sebagai obat disentri, sembelit, ambeien, haid tidak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing/vertigo, suara serak batuk, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu/demam, menghentikan kebiasaan merokok, amandel, penyakit anyang-anyangan, mimisan, radang hidung (getahnya), dan lain sebagainya.
http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=183
2.      Jahe
a.       Kandungan
Jahe mengandung zat anti-bakteri yang baik bagi tubuh. Selain bisa menghangatkan tubuh, jahe juga bisa mengobati batuk berdahak. Bagi yang sedang menderita batuk berdahak, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi sari jahe atau lebih dikenal dengan wedang jahe setidaknya satu kali sehari.
b.      Formula  
Cara membuatnya sangat sederhana, dengan mengiris jahe, direbus lalu air rebusan tersebut dituang ke dalam cangkir dan ditambahkan sedikit gula. Minum selagi hangat. Atau bisa juga dengan menyiapkan beberapa irisan jahe yang sudah dikupas, masukkan ke dalam segelas teh hangat lalu minum sebanyak dua hingga tiga kali sehari.
3.      Kencur
Description: obat batuk tradisional kencur
Dalam mengobati batuk, kencur sangat manjur apabila dipadukan dengan jahe.
a.       Formula  
Caranya, siapkan jahe dan kencur secukupnya, parut keduanya hingga halus lalu campur hingga merata. Rebus campuran kencur dan jahe tersebut pada segelas air mendidih. Saring, buang ampasnya dan minum hasil rebusan tadi selagi hangat setidaknya dua kali sehari.
4.      Daun sirih
Description: obat-batuk-tradisional-daun sirih
Menderita batuk berdahak tentu saja sangat mengganggu aktifitas keseharian anda yang padat dan memiliki mobilitas yang tinggi. Penyembuhan batuk berdahak harus segera dilakukan untuk mencegah batuk semakin parah dan agar anda bisa menjalani keseharian sebagaimana mestinya. Batuk berdahak ternyata tak hanya bisa diobati dengan obat-obatan yang diproduksi oleh pabrik namun bisa juga diobati dengan bahan-bahan tradisional, salah satunya dengan daun sirih.
a.       Formula
Cara menggunakannya, rebus daun sirih secukupnya dengan beberapa iris jahe. Minum air rebusan daun sirih dan jahe minimal sekali sehari agar tubuh tetap sehat dan hangat.
5.      Belimbing wuluh
Description: obat-batuk-tradisional-belimbing wuluh
Rasanya sangat asam dan sering digunakan sebagai salah satu bahan utama sayur asam, atau kadang diolah menjadi manisan belimbing wuluh. Namun, meskipun rasanya sangat asam, belimbing wuluh juga ampuh mengobati batuk.
a.       Formula
Caranya, bersihkan 10 belimbing wuluh lalu parut hingga halus. Masukan parutan tersebut dalam segelas air, tambahkan sedikit garam. Saring dan buang ampas belimbing wuluh, minum  hasil saringan tersebut sebanyak dua kali sehari tiap pagi dan sore.
b.      Kandungan
Kandungan nutrisi buah belimbing wuluh cukup banyak, sehingga buah ini memilik khasiat yang begitu besar dalam mengetasi berbagai masalah kesehatan. Kandungan nutrisi buah belimbing wuluh terdiri dari vitamin A, vitamn B1, vitamin C, mineral, zat besi, kalsium, potasium, fosfor, serat, karbohidrat dan masih banyak lagi kandungan nutrisi lainnya yang terdapat di dalam buah belimbing wuluh.
6.      Kunyit
Kunyit telah dikenal sejak lama sebagai tanaman rimpang yang kaya akan kandungan anti-biotik. Kandungan tersebut mampu mengatasi peradangan saluran pernafasan yang mengakibatkan batuk kering. Caranya, siapkan satu sendok bubuk kunyit dan setengah sendok teh bubuk merica, campurkan kedua bahan tersebut dalam air mendidih lalu aduk hingga rata. Minum ramuan tersebut selagi hangat dua kali sehari.
a.       Kandungan
Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin , desmetoksikumin sebanyak 10% dan bisdesmetoksikurkumin sebanyak 1-5% dan zat- zat bermanfaat lainnya seperti minyak atsiri yang terdiri dari Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren , sabinen , borneol dan sineil. Kunyit juga mengandung Lemak sebanyak 1 -3%, Karbohidrat sebanyak 3%, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, dan garam-garam mineral, yaitu zat besi, fosfor, dan kalsium.
https://id.wikipedia.org/wiki/Kunyit
7.      Cabe jawa dan Madu
Description: obat-batuk-tradisional-cabe jawa
Madu memiliki banyak khasiat baik untuk kecantikan antara lain mengobati jerawat dan menghaluskan kulit, serta baik juga bagi kesehatan seperti mencegah kemungkinan penyakit jantung, mengobati luka bakar hingga menurunkan kadar gula darah berlebih. Selain itu, madu juga akan sangat mujarab mengusir batuk  jika dicampur dengan cabe jawa.
a.       Formula
Caranya, siapkan 6 gram cabe jawa kering dan madu secukupnya, tumbuk cabe jawa kering hingga halus campur dengan satu sendok madu dan minum secara rutin satu kali sehari hingga sembuh.
8.      Daun Kayu putih
Description: obat-batuk-tradisional-kayu putih
Selain sangat mujarab untuk menghangatkan tubuh, kayu putih juga bisa digunakan untuk membuat obat batuk tradisional. Caranya, rebus 10-15 gram daun kayu putih dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Minum air rebusan tersebut selagi hangat.


9.      Asam jawa dan Gula merah
Asam jawa dan gula merah sangat lazim ditemui di dapur-dapur orang Indonesia sebagai bahan memasak. Selain untuk membuat masakan menjadi lebih lezat, paduan asam jawa dan gula merah bisa mengobati batuk juga. Caranya, siapkan 10 daging buah asam jawa, seduh dengan segelas air panas dan tambahkan gula merah secukupnya. Aduk hingga rata dan tercampur seluruhnya, minum selagi hangat.
10.  Jahe merah
Description: obat-batuk-tradisional-jahe merah
Untuk jenis jahe merah ini, bisa digunakan untuk memberantas batuk kering. Batuk kering adalah kebalikan batuk berdahak, dimana pada batuk kering basanya tanpa disertai dahak atau riak dan tidak disertai sekresi pada saluran napas. Jangan salah, pilihlah jahe yang berwarna merah, bukan jahe biasa. Kupas jahe merah tersebut hingga bersih, kunyah jahe tersebut, telan airnya dan buang ampasnya.

Demikian beberapa bahan-bahan alami yang ternyata bisa juga dimanfaatkan untuk mengobati batuk berdahak dan batuk kering. Banyak keuntungan menggunakan bahan-bahan alami tersebut karena memiliki karakteristik yang sama sekali berbeda dengan obat-obatan yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan alami terbebas dari efek samping apapun sehingga bisa digunakan secara berkelanjutan. Selain itu, lakukan tindakan pencegahan lain seperti menjauhi tempat yang mengandung debu dan juga tempat yang dingin karena kedua hal tersebut dikenal sebagai penyebab batuk. Jaga tubuh Anda supaya tetap hangat, bisa dengan mengunakan selimut atau jaket. Kalau mandi jangan lupa untuk menggunakan air hangat. Menghentikan kebiasaan buruk yang bisa memperparah sakit batuk berdahak anda seperti merokok atau minum alkohol. Mengalokasikan waktu untuk beristirahat secara teratur dan jangan terlalu berlebihan menggunakan tenaga untuk bekerja. Memperbanyak minum air putih kurang lebih antara 7-8 gelas per harinya.
Selain bahan alami tadi untuk mngobati batuk, dapat juga dicampurkan beberapa tanaman untuk mengobati penyakit batuk misalnya :
1.      Madu dan Lemon
Campuran madu serta lemon sudah dipercaya dari turun-temurun untuk menyembuhkan batuk. Anda dapat mencampur 1 sendok teh madu, 1-2 sendok teh sari lemon ke dalam segelas air hangat. Minum sehari minimal satu kali sampai batuk benar-benar pergi.
2.      Kunyit, madu dan susu
Tambahkan 1/2 sendok teh kunyit yang telah ditumbuk dan madu ke dalam satu gelas susu. Kunyit mempunyai khasiat alami yang bisa menghilangkan batuk.
3.      Madu dan Lada Putih
Coba minum satu sendok teh madu yang ditambah sedikit taburan lada putih 2-3 kali sehari. Dipercaya bahan ini dapat menyembuhkan batuk.
1.      Jeruk nipis
Selain untuk masakan, jeruk nipis sudah dikenal sejak dulu memiliki banyak khasiat  termasuk mengobati batuk. Ramuan jeruk nipis ini bisa dipadukan dengan madu atau kecap. Caranya:
·         Jeruk nipis dan madu: Siapkan perasan jeruk nipis 1 banding satu dengan madu. 1 sendok jeruk nipis tambah 1 sendok madu. Minum 2-3 kali sehari rutin sampai batuk sembuh.
·         Jeruk nipis dan kecap: masih sama, yaitu 1 banding 1, 1 sendok perasan jeruk nipis tambah 1 sendok madu. Minum 2-3 kali sehari secara rutin.
2.      Teh Jahe
Indonesia memiliki rempah yang melimpah termasuk jahe. Memadukan teh dengan jahe ternyata bisa bermanfaat untuk mengobati batuk. Caranya: siapkan 2-3 irisan jahe yang telah dibersikan, kemudian campurkan pada segelas teh hangat. Minum sebanyak 2-3 kali sehari secara teratur hingga batuk reda.
3.      Belimbing wuluh
Belimbing wuluh yang dikenal dengan rasanya yang cukup asam ternyata bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi batuk. Caranya: siapkan 10 buah blimbing wuluh, bersihkan lalu parut hingga halus. Masukan dalam gelas kemudian tambahkan air dan sedikit garam. Setelah itu saring campuran tadi dan buang ampasnya. Minum hasil saringan tadi sebanyak 2 kali sehari pagi dan sore.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar